Tentang Masjid Agung Ats-Tsauroh Serang Banten


  • Nama : Masjid Agung Ats-Tsauroh
  • Address: JI. Maulana Yusuf Serang, Kota Serang – Banten
  • Didirikan : 1870 – 1888 M
  • Luas Bangunan: 26.510 M2 (2.6 Ha)
  • Kapasitas Jama’ah : ± 2.500 Orang
  • Status Tanah : Wakaf Rd. Tumenggung Basudin Tjondronegoro)
Fasilitas :

Parkir, Taman, Gudang, Tempat Penitipan Sepatu/Sandal, Ruang Belajar (TPA/Madrasah), Toko, Aula Serba Guna, Perlengkapan Pengurusan Jenazah, Koperasi, Perpustakaan, Kantor Sekretariat, Penyejuk Udara/AC, Sound System dan Multimedia, Pembangkit Listrik/Genset, Kamar Mandi/WC, Tempat Wudhu, Sarana Ibadah.

Kegiatan :

Pemberdayaan Zakat, Infaq, Shodaqoh dan Wakaf, Menyelenggarakan kegiatan pendidikan (TPA, Madrasah, Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat), Menyelenggarakan kegiatan sosial ekonomi (koperasi masjid), Menyelenggarakan Pengajian Rutin, Menyelenggarakan Dakwah Islam/Tabliq Akbar, Menyelenggarakan Kegiatan Hari Besar Islam, Menyelenggarakan Sholat Jumat, Menyelenggarakan Ibadah Sholat Fardhu.

Sejarah :

Masjid Agung Ats-Tsauroh Serang Banten atau sekarang yang lebih dikenal sebagai Masjid Agung Serang banten dahulunya disebut Masjid Pegantungan. Masjid Agung Ats-Tsauroh dibangun pada tahun 1870 – 1888 M oleh Rd. Tumenggung basudin Tjondronegoro dan masyarakat sekitar.

Rd. Tumenggung Basudin Tjondronegoro dahulunya adalah Bupati Pandeglang dan Bupati Serang yang mewakafkan tanah yang ditempatinya untuk dijadikan Masjid.

Masjid Ats-Tsauroh ini telah mengalami beberapa kali renovasi seperti pada tahun 1930, Tb. Nurdin menata Masjid ini menjadi Masjid Kesultanan Banten.  Lalu pada tahun 1956 Bapak Ayif Usman, KH. Sochari Dll menyempurnakan bangunan Masjid ini dengan mendirikan menara.

Pada tahun 1968 ketika masa Bupati Letkol H. Suwandi, Masjid itu diberi nama Masjid Ats-Tsauroh yang berarti Masjid Perjuangan dan pada tahun 1974 bangunan Masjid ini direnovasi. Pembangunan di pimpin oleh bapak Ayif Usman dan dikerjakan oleh H. Mulya Syarif.

Kemudian pada tahun 1993, Bupati Serang pada saat itu H. Sampurna memprakarsai untuk merenovasi bangunan Masjid dan dibentuklah panitia pembangunan diantaranya H. Ma’mun Sochari, H. Aman Sukarso, H. Embay Mulya Sayarif, H. Hilmi serta yang lainnya sehingga Masjid Ats-Tsauroh resmi dijadikan Masjid Agung Kabupaten Serang pada tahun 1997.

Seiring dengan berjalannya waktu, ketika pada tahun 2006 ketika kepemimpinan di ketuai oleh H. Panji Tirtayasa diperolehlah bantuan dana dari APBD Kabupaten Serang kala itu, maka Masjid ini ditata kembali dengan menambah fasilitas diluar bangunan utama Masjid dan memfasilitasi Masjid dengan sarana multimedia dan internet.


sumber : simas.kemenag.go.id


EmoticonEmoticon